Favorite Quotations

"Life starts from nothing to something, then becoming someone and finally to be NO ONE because the only One is Allah Swt." _Reza M. Syarief, MA.,M.BA., CMLP_

"Mengapa kita harus mendengarkan suara hati kita ? Sebab, di mana hatimu berada, di situlah hartamu berada." _Sang Alkemis (Paulo Coelho)_

Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Thursday, 7 March 2013

Cinta Tanpa Syarat


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi. 
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada. 
Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini. 
Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,Selamat jalan, calon bidadari surgaku...  
B.J. Habibie untuk Ainun

Saya nyaris menangis membaca puisi diatas, selain karena saya memang romantis plus saya juga cengeng. Senja menjadi begitu indah membaca puisi cinta diatas, hujan jadi lembayung, lembayung seperti pelangi, iya cinta ... cinta lagi dan lagi. Kemudian saya bertanya dalam hati "cinta itu ada gak sih sebenarnya?” “ada Ian, tapi tak semua seberuntung Ainun, yang dicintai oleh Habibie tanpa syarat " kata hati nurani saya menjawab meski saya gak tanya ke dia J


Kemudian pertanyaan yang lebih menggelitik hati nurani saya adalah “bagaimana mungkin tak bersyarat, bukankah manusia selalu punya tuntutan ini, ingin disayang, ingin diperhatikan, ingin dimanja, ingin banyak uang, ingin punya anak” dan segudang keinginan yang dia harapkan ada pada pasangannya, rasanya mustahil jika ada cinta tanpa tuntutan J karena jikapun ada jalan keluarnya adalah gak punya ini yah sudah gak apa apa, gak dikasih yah sudah pasrah, jadi namanya pasrah bukan cinta dong yah. 
 Memang diperlukan kesadaran penuh bahwa cinta manusia dengan manusia tak ada yang kekal, ada umurnya, ada masanya, bahwa suatu hari pasti akan berakhir, ALLAH punya sejuta cara untuk memisahkan semua yang tak kekal, karena hanya DIA yang kekal …

Ada yang bilang “Cinta itu ada Ian, cinta itu tentang rindu, keinginan untuk sebuah perjumpaan, cinta itu sebenarnya tidak umum, hanya dimiliki oleh mahluk yang bernama manusia. Dan satu hal yang harus diingat Ian … cinta itu hanya dipinjamkan ALLAH untuk pecinta yang dikehendakiNYA

Kesimpulan saya mengapa ada orang yang saling mencintai kemudian saling melukai, pacaran putus, menikah cerai padahal dulunya cinta, “karena hatinya tidak siap untuk sebuah ketidaksempurnaan, selalu harus bersyarat dan cinta itu tidak kekal diantar manusia, cinta kekal hanya jika ditujukan kepada pemilik rasa, yang Maha Mencintai … persiapkan perpisahan, meski luka, jadi cinta = luka J

 So, para pecinta … jikapun ALLAH menitipkan cinta, jangan pernah sedih ketika dia pergi, karena dia tidak kekal, jika tahu tidak kekal lalu apa yang harus ditangisi J

Tuesday, 10 May 2011

Cintai dalam Diam

Tiba-tiba ingin menulis ini, teringat kata-kata kawan yang menasehatiku :

bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam..
karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya..
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajakanya menjalin hubungan yang terlarang, 
kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya.

karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..

menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..

karena diammu bukti kesetiaanmu padanya..

karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah Allah SWT pilihkan untukmu..
.............
ingatkah tentang kisah Fatimah dan Ali ??
yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan..

tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah..
.............

karena dalam diammu tersimpan kekuatan..
kekuatan harapan ..
hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ..
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yanng berharap padanya ??

dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam ..
jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat..

biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu..

terima kasih kawan,, dan kini aku mengerti maksudmu..

Wednesday, 13 April 2011

SoulMate


Tadinya sih pengen nulis kaleodoskop 14-04-2010 up to 14-04-2011, but belum saatnya…and yg nyangkut di nih otak emm SoulMate..haha lagi mellow banget gw akhir2 ini kayaknya..


duh apa coba?? napa yah yang namanya cinta tuh slalu datengnya gak tepat?? kapan sih cinta yang happy ending kayak di cerita dongeng2 zaman dulu bisa gw dpt,, napa gak ada satupun cerita yang tiap hari mungkin gw khayalin waktu kecil jadi kenyataan. sebenernya ada gak sih cinderela di dunia nyata, atau putri yang diculik dan endingnya ditolong sama pangeran nan ganteng melebihi brad pitt. napa soulmate yang gw cari selama ini gak pernah nongol?? atau mereka sebenernya dah nongol tapi I’ve never realize?? bisa aza kan selama ini soulmate gw adalah orang yang ada di deket gw tapi gw gak pernah sadar klo dia ada, bisa aja kan dia tukang cuanki yang tiap jam 5.30 sore gw beli itu jodoh gw atau tukang pecel ayam yang suka becanda sm gw ampe ngakak itu jodoh gw (duh pilihannya gak ada yang better-an apa ya?? ) that means kita tuh gak kan pernah tau dimana soulmate kita sekarang?? tapi yang gw baru tau bahwa jangan pernah mencari cinta but let love find you, so selama ini gw salah donk?? selama ini gw selalu cari cinta dan hampir 90%nya sangat sangat gak happy ending. dapat pacar yang emosian lah, unsensitive, gak perhatian lah mpe kerjaannya nuduh mulu lah, boleh dibilang kl bahasa sundanya 7 taun awet rajet kali yee,, padahal kan gw gak pernah muluk muluk gw gak pernah punya SOP (standard operating procedure, allaaah) yang isinya cowok gw harus putih, tinggi, ganteng, pinter, baik, tajir, n rajin solat gw kan cuma pengen soulmate gw lumayan putih, lumayan tinggi, lumayan pinter, lumayan tajir (hehe sama aja yah..just kidding) yah intinya gw cuma pengen soulmate gw itu orang yang bisa bikin gw yakin klo dia orang who will spend my life with me, yang bakalan grow old with me yang artinya harus nyambung luar dalem, ngertiin gw n nerima gw apa adanya, bisa ngajarin n ngajak gw jadi better person, bisa bikin ktawa ngakak tapi bisa marahin gw klo I do wrong, bisa nyayangin gw n keluarga gw, bisa bikin gw n mungkin calon anak2 gw sama dia bakalan hidup enak. 


That’s it gw cuma pengen itu kok (masih ada 2 lembar list lagi) okeh gw salah gw selalu mikir bahwa cinta itu harus dicari. tapi sekarang gw bener2 sadar kok gw gak perlu ngarep ada pangeran kaya yang bakal ngajak gw married, gak perlu mikir bahwa kodok yang gw cium bakalan jadi brad pitt (again), gw cukup seneng kok dengakn love live gw, mungkin mereka semua bukan orang yang perfect tapi saat gw merasakan cinta gw jadi ngerasa orang yang paling bahagia even mungkin cowok gw rambutnya gimbal (rambut yang paling gw benci), or jempolnya bau kaki atau kakinya bau jempol n cowok gw punya panu, kudis, kurap atau apalah, itu doesn’t matter with me karena menurut gw nobody is perfect (bukan branded loh) tapi cintalah yang bikin orang yang sedang jatuh cinta merasa orang yang dia cintai sempurna, mungkin gw belum pernah nemuin cinta yang seperti itu  tapi I will, I’m sure. gak tau kapan tapi gw yakin suatu saat gw pasti nemuin cinta yang bikin gw selalu semangat pake perfume tiap setengah jam sekali, sampe perfume lancome gw nan mahal itu cepet abiss, ngaca terus buat mastiin gak ada satu cabe pun nyelip di gigi gw, bikin gw selalu nyanyi lagu penuh cinta even suara gw sangat sangat pas-pasan, atau bikin gw selalu senyum sampe orang mikir klo gw dah gak waras, yah pasti I don’t know when the perfect time tapi pasti.. suatu saat yeah suatu saat atau malah sekarang I’ve never know just let love find me :)

Friday, 8 April 2011

I've Learned

Apa yang terjadi pada kita sudah merupakan ketentuan dari Allah, tapi karena ini kehidupan kita, Allah memberikan kebebasan kepada kita untuk memilih, dan semua pilihan kita akan menentukan ke arah mana kehidupan kita. Setiap hal yang kita temui dalam kehidupan akan memberikan pelajaran hidup bagi kita, untuk bagaimana melangkah dan menyikapi masalah yang akan kita hadapi. Tapi yakinlah hal itu diberikan Allah untuk memberikan diriku atas jawaban atas apa yang benar-benar saya butuhkan.

Teringat sebuah artikel dalam majalah Alia Pesona Muslimah yang pernah kubaca “Mana Jodohku Ya Allah???” Astaghfirullah, apakah kondisiku sudah begitu menyedihkan memberikan pertanyaan seperti itu kepada sang pemberi hidup. Atau mungkin buku yang pernah kubaca “Menikah dalam 27 hari” hmmm…. Ya Allah apakah ini jawabanmu atas semua pertanyaan hati ini. Atau mungkin juga gurauan atasanku “Yang ngucapin pertama nanti ultah nanti itu jodohmu ian” sebegitu tragisnya kah aku mendapatkan jodoh???

Terkadang terlintas memori-memori itu…dalam kemacetan Jakarta aku tiada henti Test Food dari satu event ke event lain hanya untuk mendapatkan catering terbaik untuk resepsiku nanti, mencari-cari info gedung yang sesuai dengan keinginan semuanya, sampai pada menentukan konsep undangan ingin seperti apa…yang gak kalah berkesan membeli emas dikejar2 dengan deadline, eits bukan deadline tugas kantor ya sodara2, tapi deadline toko emas itu tutup,,,huaaaa terbayang segala macam rintangan dihadapi, dengan macet yang gak kebayang akan sampai di toko itu,,,tapi ternyata lagi2 Allah memberikan harapan lagi, apa yang terjadi sodara2???? Toko emas yang seharusnya jam 18.00 sudah tutup, kali ini tutup jam 18.30…


Namun persiapan yang setengah matang itu rupanya harus terhenti begitu saja dan entah kapan akan kembali disibukkan dengan persiapan2 seperti itu.. sempat terpikir 7 tahun yang sia2, buang2 waktu kalau ternyata harus terhenti begitu saja, dan haruskah semua dimulai lagi dari nol??? Huft….akhirnya aku memang harus berlapang dada, bersabar, harus lebih pandai mengambil hikmah dari semuanya dan dari sinilah aku mendapatkan satu hal tentang pelajaran hidup. Apapun yang kita temui dalam satu hari adalah bentuk pelajaran hidup yang diberikan Allah kepada kita, tinggal bagaimana kita mencermati dan merangkainya. Terimakasih buat sahabat2 yang sudah bisa menghiburku dan yang pasti my beloved mom yang gak pernah lelah mendengar segala keluhan, memberi nasehat...satu lagi ucapan terima kasih untuk blog yang aku baca (http://romlahsiti97.blogspot.com/2011/03/bila-jodohku-tiba.html)

Meski hingga sekarang diriku terus masih mencari jawaban itu…  Jadilah seperti gelas berisikan setengah air putih, yang terus bisa menampung nikmatnya hidayah, rezeki dan ridho Allah. Ayolah kita Semangat mengejar ridho-Nya dan mencari kecintaan-Nya. Terkadang iman kita naik… namun tak jarang juga iman kita meluncur drastis, sahabat nabi pun pernah bertanya yang kurang lebihnya, Ya Rasulullah jika kami bersama engkau seolah-olah tampak surga dan neraka tapi jika jauh kami mudah terlena oleh urusan dunia, anak dan istri.

Begitupun dengan kita, ketika kita bersama sekumpulan orang baik,  mengikuti majelis ta’lim, melaksanakan itikaf, menderngarkan ceramah, tilawah, kita seolah sangat dekat dengan-Nya, tetapi terkadang kehidupan sosial dengan kemilaunya begitu menyilaukan dan menggerus iman kita sedikit demi sedikit, kita melenceng satu derajat demi derajat, andaikan tanpa teman-teman yang mengingatkan kita, mungkin kita sudah terlanjur jauh salah melangkah.Yang kita takutkan adalah disaat kita salah melangkah, kemudian peringatan atau musibah datang,  hal itu datang terus kita bertobat tidak jadi soal, tapi jika  kita mati dalam kesalahan? Naudzubillah min dzalik,…

Semoga kita mempunyai hati, mata dan telinga yang selalu peka terhadap kebenaran dan tak lupa selalu melafalkan “yaa muqollibal qulub, tsabbit qolbi ‘alaa diinika“.